RSS

Pembelajaran Bermakna

Pagi Minggu, 04 Oktober 2015, bincang-bincang sama Mbah Google, alhamdulillah, mendapatkan konsep bagus tentang apa yang mesti dilakukan guru agar dapat menghasilkan Pembelajaran yang lebih Bermakna yang ditulis oleh RINTO BOUTI, Alumni PPG Jurusan Pendidikan Matematika UPI 2013  dalam websitenya http://kompetensi.info/materi-bebas/kunci-sukses-menuju-pembelajaran-bermakna.html

Pak Guru

BELAJAR memiliki maksud untuk mendapatkan pengetahuan, keterampilan dan penanaman sikap mental  atau nilai-nilai yang sangat diperlukan dalam menjalani hidup dan kehidupan ini. Pembelajaran yang dimaksudkan untuk memperoleh kebaikan dirancang dengan baik, belum tentu mendapatkan hasil yang baik. Hasil yang baik dalam belajar memang tidak dapat diraih secara keseluruhan, tetapi yang dapat kita lakukan yakni mendekatkan hal-hal yang dapat menyebabkan hal itu. Oleh sebab itu sangat diperlukan jiwa inovasi dan terbuka terhadap nilai-nilai perbaikan demi mengasah keterampilan dalam belajar. Sebagai guru, akan sangat baik jika selalu memperhatikan hal-hal berikut pada saat proses pembelajaran:

Pertama:

Menyampaikan tujuan pembelajaran. Hal ini bertujuan untuk memberikan gambaran pada peserta didik tentang apa yang harus diraih dalam belajar pada saat itu. Sehingga mereka lebih terfokus dalam pembelajaran yang akan dilakukan.

Kedua:

Mengadakan apersepsi. Tujuannya untuk membantu peserta didik dalam memahami/menerima materi yang akan dipelajarinya. Apersepsi dimaksudkan untuk mengingatkan peserta didik tentang materi prasyarat sebelum masuk pada materi belajar selanjutnya. Dengan demikian proses pembelajaran akan lebih mudah dilakukan baik oleh guru maupun perserta didik.

Ketinga:

Memberikan motivasi. Motivasi dapat dilakukan dengan pemberian soal menantang dan akan dikerjakan setelah peserta didik mempelajari materi pada saat itu atau dengan mengaitkan materi dengan kehidupan nyata, sehingga peserta didik merasakan bahwa belajar itu tidak kering dengan nilai-nilai kehidupan yang mereka jalani.

Keempat:

Mengadakan sentuhan/sapaan/kunjungan secara merata pada peserta didik. Hal ini dimaksudkan agar semangat mereka belajar tetap stabil dan mengajarkan mereka untuk menghindari kecemburuan sosial. Meskipun hal ini sulit dilakukan, akan tetapi jika kita selalu membiasakannya, terus belajar dan mengevaluasi diri, maka Insya Allah seiring berjalannya waktu akan terasa mudah bagi kita.

Kelima:

Memberikan konfirmasi. Meskipun pada kegiatan eksplorasi peserta didik menemukan formulasi yang sesuai, tetap kewajiban guru untuk memberikan konfirmasi, sebagai tindakan untuk menguatkan pemahaman dan keyakinan peserta didik terhadap materi yang telah diperolehnya. Jika peserta didik pada umumnya belum menemui formulasi/pengertian/rumus dari materi yang dipelajarinya, guru wajib mengadakan perbaikan kemudian melanjutkannya dengan pemberian konfirmasi.

Keenam:

Mendorong siswa untuk merangkum materi yang telah dipelajarinya. Isi rangkuman diupayakan mengenai hal-hal/jalan yang dapat melahirkan formulasi/pengertian/rumus dari suatu materi belajar. Ibarat rusa liar agar mudah didatangi kembali harus diikat menggunakan tali. Begitu juga ilmu, agar mudah diingat dikala lupa, maka jalannya dengan mencatat, dan salah satu caranya adalah merangkum.

Ketujuh:

Memberikan evaluasi. Pemberian evaluasi bertujuan untuk mengukur sejauh mana peserta didik menyerap materi yang telah dipelajari. Evaluasi idealnya dimaksudkan untuk mengetahui  daya serap klasikal yang nantinya dapat dijadikan bahan introspeksi guru untuk selalu berinovasi dan terus belajar untuk mengembangkan pembelajaran yang membangun pengetahuan peserta didik dan bersifat efektif dan efisien. Pemberian evaluasi dapat dilakukan per pertemuan atau setelah kompetensi dasar telah selesai dipelajari oleh peserta didik, yang tentunya harus mengacu pada target waktu yang telah dirumuskan sebelumnya.

Kedelapan:

Memberikan tugas rumah. Perlu ditanamkan pada peserta didik, bahwa tugas rumah memiliki tujuan yang sangat berharga bukan untuk membebani mereka, dimana pemahaman mereka pada materi yang telah dipelajarinya semakin diperdalam dan diperkuat. Tugas rumah diupayakan lebih variatif dan menantang siswa yang mengarah pada kompetensi, motivasi dan semangat belajar mereka .

Kesembilan:

Ikhlas dan sabar. Jiwa yang ikhlas dan hati yang sabar dalam membelajarkan peserta didik adalah hal penting. Sebab kekuatan manusia dalam mengemban tanggung jawab terletak pada dua hal itu. Agar kesuksesannya dapat diraih di dunia maupun di akhirat maka upayakan ikhlas dan sabar itu karena Allah bukan karena yang lain.

Kesepuluh:

Berdo’a. Berdo’a sebelum, saat, dan setelah membelajarkan peserta didik. Kita berusaha membiasakan diri untuk memohon kepada Allah kiranya diberikan kemudahan dalam membelajarkan peserta didik, dan dimudahkannya mereka dalam belajar. Penting juga bagi kita mendorong mereka untuk selalu melibatkan Allah dalam belajarnya melalui doa yang mereka lakukan. Sehingga nantinya pembelajaran tidak lepas dari nilai keberkanNya. Ketika peserta didik sukses maka mereka tidak lupa diri dan lupa daratan bahwa kesuksesan mereka itu hadir bukan semata karena usahanya, malainkan karena melibatkan sejumlah elemen baik orang tua, guru, saudara, teman, dll. Dari sini mereka akan belajar dan dibelajarkan tentang makna karakter dalam hidupnya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 4 Oktober 2015 in Pembelajaran

 

Tutorial Debian di Virtual Box

1. Instal debian di virtual box

2. Koneksi router debian ke host komputer

3. Koneksi client windows virtual ke router debian virtual

4. Konfigurasi router debian di virtual box

 

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 5 April 2015 in Jaringan Komputer

 

Panduan Menggunakan Laptop bagi Pemula

Laptop atau notebook mesti digunakan dengan cara yang benar, mulai dari menghidupkan, mengoperasikan sampai mematikannya kembali. Banyak pengguna laptop “autodidak” yang memperlakukan laptop dengan caranya sendiri dan berujung pada hancurnya laptop dalam waktu yang tidak diinginkan. Kerugian diderita akibat ketidakmengertiannya tentang cara mengoperasikan laptop dengan benar.

Berikut panduan cara menggunakan laptop dengan benar, yang disusun dalam rangka kegiatan KKG Kabupaten Kapuas bulan Maret 2015. Panduan ini benar-benar ditujukan bagi pemula, yang masih takut-takut berhadapan dengan laptop, namun tidak menutup kemungkinan dibaca juga bagi para “laptoper” yang belum banyak pengetahuannya tentang cara memperlakukan laptop dengan benar.

Semoga panduan ini bermanfaat.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 5 April 2015 in Pembelajaran

 

Setel Ulang Mozilla Firefox

Mozilla Firefox adalah peramban andalan saya saat berselancar di dunia maya. Kejengkelan muncul tatkala peramban kesayangan telah disusupi berbagai aplikasi seperti search engine yang menjengkelkan. Alhamdulillah, “tuan” google memberi saya pencerahan tentang cara mengembalikan peramban tersebut ke- setting awalnya.

Caranya ternyata cukup sederhana, yakni:

1. Buka Mozilla seperti biasanya, lalu cari menu “Help” pada bilah “Menu” (munculkan dengan cara klik kanan di atas address bar lalu klik/centang pada “Menu”)

2. Dari menu “Help”, pilihdan klik pada  “Troubleshooting Information” sehingga muncul tampilan seperti di bawah ini:

Capture3. Klik pada “Refresh Firefox”

Capture24. Langkah pokok selesai.

5. Perlu satu langkah lagi untuk memastikan Mozilla benar-benar kembali ke-posisi semula, yakni tutup semua aplikasi yang sedang berjalan, lalu klik kanan pada “IKON” Mozilla di desktop dan pilih “Propertis”. Hilangkan kata-kata pada “Target” yang ditambahkan oleh penyusup browser yang tidak bertanggung jawab, sisakan hanya kata-kata ini: “C:\Program Files\Mozilla Firefox\firefox.exe”

Capture3

6. Klik “Apply” lalu “OK” selesai. Alhamdulillah, sekarang browser kesayangan kembali normal.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 3 Maret 2015 in Informasi Umum

 

Pembelajaran dan Penilaian pada Kurikulum 2013

Pedoman Pembelajaran

Proses pembelajaran menjadi kunci keberhasilan seorang guru dalam membimbing siswa belajar. Suasana kelas yang seperti apa yang memungkinkan siswa belajar dan berhasil menguasai kompetensi tertentu setelah melalui proses belajar tersebut menjadi penting dan ini mesti diciptakan oleh guru. Langkah kerja seperti apa yang memungkinkan siswa bekerja secara sistematis, efektif dan efisien juga mesti dirancang oleh guru. Bahan-bahan apa yang diperlukan agar siswa dapat mengeksplorasi semua yang mereka perlukan, juga harus dipersiapkan dengan cukup oleh guru. Bagaimana guru memberikan respon terhadap hal-hal yang muncul selama proses belajar berlangsung, juga mesti dipahami guru agar tidak menimbulkan menurunnya semangat para siswa belajar.

Lalu bagaimanakah proses pembelajaran mesti dilaksanakan ketika kita menggunakan Kurikulum 2013?

Pada dasarnya proses pembalajaran adalah sebuah suasana di mana siswa belajar dan guru mengajar. Cara bagaimana siswa belajar dan bagaimana guru mengajar senantiasa dikaji dari zaman ke zaman sehingga memunculkan keragaman dalam guru mengelola proses pembalajaran yang kesemuanya bertujuan untuk meningkatkan efektifitas proses pembelajaran itu sendiri. Kurikulum 2013 maupun KTSP sama-sama memberikan pedoman bagaimana sebuah proses pembelajaran itu mesti berjalan, seperti halnya kurikulum-kurikulum yang pernah ada sebelumnya. Untuk sekolah yang menggunakan Kurikulum 2013, pedoman tentang pengelolaan proses pembelajaran tertuang di dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 103 Tahun 2014, tentang Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran.

Hal-hal pokok yang dijelaskan di dalam Permendikbud 103 tersebut di antaranya adalah:

  1. Pengertian Pembelajaran dan Indikator Pencapaian Kompetensi
    • Pembelajaran adalah proses interaksi antarpeserta didik, antara peserta didik dengan tenaga pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.
    • Indikator Pencapaian Kompetensi adalah: a). Perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk kompetensi dasar (KD) pada kompetensi inti (KI) 3 dan (KI) 4 dan b). Perilaku yang dapat diobservasi untuk disimpulkan sebagai pemenuhan KD pada KI-1 dan KI-2, yang kedua-duanya menjadi acuan penilaian mata pelajaran.
 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 8 Januari 2015 in Pembelajaran

 

Tentang Hidup dan Kehidupan

Ya Allah…

Ini renunganku, jika ada yang salah dari kalimat-kalimatku, kumohon Engkau berkenan memaafkanku.

Lalu, tunjukilah aku senantiasa ke jalan lurus menuju-Mu.

Ya Allah…

Kurasakan bahwa karunia-Mu begitu banyak untukku dan keluargaku. Aku sadari penuh itu. Alhamdulillah. Satu hal yang aku sampai kini tak mampu memecahkan sendiri masalah ini, yakni aku ini merasa telah meniti kehidupanku sejak kanak-kanak, remaja, dewasa dan berkeluarga dengan bersemangat untuk senantiasa tetap di jalan-jalan perkenan-Mu. Aku tak mengerti apakah di antara jalan-jalan yang telah kulalui itu ada jalan keberingasanku Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 31 Mei 2014 in Renungan

 

Menghilangkan Banner pada Firefox

contoh banner

contoh banner

Iklan seringkali merupakan sumber pendapatan utama sebuah website. Oleh karena itu, iklan dibuat secara artistik dan menarik. Mulai dari file gambar statik, file animasi .GIF, sampai file flash yang rumit dikerahkan untuk beriklan. Itu semua sah-sah saja, tetapi seringkali programmer lupa daratan dengan membuat file gambar atau video yang ukurannya keterlaluan. Semakin besar ukuran file, Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 27 Mei 2014 in Tips dan Trik

 

Tag: , , ,